Duduk Kelamaan Pengaruhi Kesuburan Pria

Duduk Kelamaan Pengaruhi Kesuburan Pria
sumber foto dari pexels.com
Sebuah studi menemukan pria zaman kini banyak yang mengalami permasalahan kesuburan. Mereka rata-rata mempunyai separuh seperma yang normal dengan kwalitas yang rendah. Keadaan ini berbeda pada 50 tahun yang lalu. Peneliti meyakini ada pelbagai penyebabnya, salah satunya pria duduk kelamaan saat bekerja atau mengenakan pakaian berbahan nilon.

Selain itu, peneliti meyakini kondisi ini dapat disebabkan paparan xenoestrogens (PCB, DDT, dioxin, pestisida lainnya, plastik dan polutan industri) yang meniru efek estrogen.

Lazimnya, banyak pria yang mengalami kesusahan membuahi sang istri karena jumlah air mani yang terlalu sedikit. Berdasarkan Jurnal alami health and wellness (ALIVE), walaupun wanita kerap disalahkan saat tak dapat hamil, pria juga dapat mengalami permasalahan kesuburan sekiranya jumlah air mani terlalu sedikit.

Dr Luqman Olaniran, dari Teju Specialist Hospital, Ring Road, Ibadan, mengatakan, jumlah air mani rendah atau kwalitas air mani yang buruk mungkin karena racun lingkungan seperti bahan kimia, radiasi, obat-obatan, paparan logam berat dari sabun dan krim, merokok dan alkohol.

Dr Hudson Ogidi, Direktur Medis King Hospital mengatakan, mengenakan pakaian nilon atau pakaian ketat dapat menyebabkan skrotum panas, sehingga menekan testis dan menyebabkan peningkatan suhu yang mempengaruhi kwalitas air mani.

Ogidi juga mengatakan, profesi menetap juga meningkatkan risiko infertilitas. Pasalnya duduk kelamaan dapat membuah tempat paha akan lebih hangat. Penelitian sudah menampilkan orang-orang yang duduk berjam-jam di depan komputer perlu rehat tiap-tiap separuh jam. Bila metode itu tak praktis, mereka perlu mengerjakan beberapa latihan dan memperpanjang rehat.

Pria yang mengendarai terus-menerus selama bentang waktu yang lama dapat meningkatkan risiko kemandulan karena menyebabkan peningkatan suhu skrotum, memampatkan testis dan tak memungkinkan udara yang cukup untuk pergi ke tempat. Pengemudi yang profesional juga berisiko lebih besar terkena permasalahan infertilitas.

Ia memberi rekomendasi agar pria mengambil rehat selama bekerja untuk meregangkan dan bergerak menghirup udara, serta menghindari perjalanan jarak jauh.

Sebenarnya, banyak metode untuk meningkatkan kwalitas air mani. Seperti diet dengan memperbanyak sayuran, buah-buahan. Pria juga memerlukan gizi tambahan yang dapat meningkatkan kesuburan seperti vitamin C dan seng. Vitamin C menolong mencegah air mani menggumpal atau saling merekat, sehingga meningkatkan kemungkinan untuk kesuburan.

Suplementasi zinc rupanya meningkatkan testosteron, jumlah air mani, dan motilitas air mani. Sumber seng tinggi Ada di tiram, daging sapi tanpa lemak, kalkun, domba, ikan, gandum, dan kacang-kacangan. Kaum pria dapat memasukkan pisang dalam diet sehari-hari. Pasalnya pisang kaya sumber magnesium, vitamin B1, vitamin A, vitamin C, dan protein, yang diperlukan untuk meningkatkan dan menstimulus produksi air mani lebih banyak.

Buah ini juga kaya akan vitamin B dan Bromelain, yang merupakan regulator hormon seksual yang dapat menolong untuk meningkatkan kejantanan seksual. (NigeriaTribune/MEL)

Postingan terkait: