Sedikit info Teknologi Informasi dan Komunikasi Terkini | Review Laptop | Spesifikasi Tablet | Harga komputer | Handphone | Bisnis Online | Tips Facebook | Sains

Ditetapkan, Standar Baru Keamanan Makanan Internasional

| Selasa, 17 Juli 2012
Liputan6.com, New York: Komisi Internasional Codex Alimentarius (Food Code) bekerja sama dengan PBB dalam mengadopsi persyaratan baru untuk keamanan makanan tertentu. Hal itu dilakukan untuk menghindari penggunaan bahan makanan berbahaya atau bakteri tertentu pada suatu makanan yang akan dikonsumsi.

1. Makanan bayi dan Melamin
Meski melamin dianggap beracun, zat ini masih disetujui untuk digunakan pada produk makanan tertentu untuk bayi. Namun, Codex mengatur jumlah penggunaan melamin pada makanan bayi yaitu 0,15 miligram per kilogram dengan campuran air.

2. Aflatoxin atau makanan berjamur
Makanan yang telah kadaluarsa hingga berjamur tidak baik bagi kesehatan. Codex mengeluarkan petunjuk penyimpanan makanan yang cepat diserang aflaxotin. Makanan seperti buah-buahan kering, kacang-kacangan, dan biji-bijian akan mengandung aflatoksin adalah jamur mikroskopis. Untuk menghindarinya, produk ini harus disimpan di tempat kering dan sejuk.

3. Buah potong
Potongan buah yang dinilai segar adalah tempat berkembang biak yang besar untuk bakteri berbahaya. Potongan sudah dipotong hanya harus disimpan dalam lemari es pada suhu tidak lebih tinggi dari empat derajat.

4. Makanan laut atau seafood
Penyebaran virus penyakit melalui makanan laut menjadi perhatian utama oleh Codex Alimentarius. Di dalam air, makanan laut itu mungkin telah terkontaminasi, terutama hepatitis A dan noroviruses. Virus ini akan hancur apabila dipanaskan. Agar lebih aman, disarankan bagi Anda untuk memasak makanan laut terlebih dahulu sebelum disantap. (DES/Genius Beauty)



Ditetapkan, Standar Baru Keamanan Makanan Internasional
paimin-pribadi

0 komentar:

Posting Komentar