Presiden FIFA Sepp Blatter (reuters)

Zurich (ANTARA News) - Perdebatan soal penggunaan teknologi garis gawang di laga sepak bola akan berakhir pada Kamis ketika para petinggi hukum bidang olah raga bertemu dan berembuk soal isu yang memicu perdebatan sengit.

Badan asosiasi sepak bola Internasional (IFAB) telah menyepakati teknologi garis gawang secara prinsip pada Maret lalu. Kesepakatan itu lantas diteruskan dengan dilakukannya serangkaian tes yang dilaksanakan oleh dua perusahaan.

Hasil kesepakatan itu akan dipaparkan dalam pertemuan di markas besar FIFA yang digelar pada Kamis ini, sebagaimana dikutip oleh Reuters.

Sekretaris umum asosasi sepak bola Inggris (FA) Alex Home mengatakan, "Kami berharap, menyusul serangkaian hasil tes yang dilakukan oleh laboratorium di Swis, yang dilengkapi oleh satu atau lebih hasil tes yang dilaksanakan oleh perusahaan."

Presiden FIFA Sepp Blatter mendorong kepada sejumlah federasi sepak bola agar menerapkan teknologi garis gawang menyusul insiden di laga Piala Eropa 2012. Saat itu tembakan dari pemain Ukraina Marco Devic tampak telah melewati garis gawang, lantas bola dihalau oleh pemain Inggris John Terry.

"Sesudah pertandingan malam itu, teknologi garis gawang tidak lama lagi akan menjadi alternatif pemecahan," tulis presiden FIFA.
(A024)

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com