Sedikit info Teknologi Informasi dan Komunikasi Terkini | Review Laptop | Spesifikasi Tablet | Harga komputer | Handphone | Bisnis Online | Tips Facebook | Sains

Cerdaskan Otak Anak? Yuk, Masak Ikan Kembung!

| Kamis, 12 Juli 2012
IKAN memang banyak jenisnya, namun untuk mendapatkan kadar lemak esensial omega-3 dan omega-6, ikan kembung jawabannya. Hadirkan ikan ini dalam berbagai variasi olahannya.

"Karena ikan salmon dan ikan tuna sangat mahal, Anda bisa menggantinya dengan ikan jenis lainnya, seperti ikan kembung," kata Dr Ratna Djuwita, MPH, pengajar dan ketua Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, pada acara "Jakarta Food Editor's Club" di Hotel Millenium, Jakarta, Kamis (5/6/2012).

Menurutnya, meskipun ikan kembung memiliki kadar lemak esensial omega-3 dan omega-6 yang tidak terlalu tinggi, tapi cukup untuk kebutuhan asupan anak-anak. Alternatif lainnya, adalah teri, sarden, tenggiri, maupun lemuru yang juga memiliki kadar lemak esensial omega-3 dan omega-6.

Dijelaskan Ratna, kebutuhan lemak esensial omega-3 dan omega-6 juga bisa diasup dari bahan makanan lainnya, seperti kacang-kacangan, telur, susu, daging, unggas, minyak, dan banyak lagi. "Semuanya bisa dikonsumsi demi mendapatkan lemak esensial omega-3 dan omega-6 buat anak-anak," lanjutnya.

Perihal makanan kemasan, Ratna menegaskan pentingnya memerhatikan label yang tertera, bukan sekadar harganya. "Perhatikan kandungan labelnya. Boleh saja membeli bahan makanan yang murah, tapi tetap harus diperhatikan kandungan yang ada," tandasnya.

Seperti diketahui, 60 persen dari bagian solid otak adalah lemak. Pada anak, kelenjar lemak ini senantiasa bertumbuh dan menjaga kondisinya sendiri, jadi kebutuhan akan lemak essensial adalah vital. Dikatakan essensial, artinya jenis lemak ini tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh sehingga harus mendapatkannya melalui makanan, seperti dilansir dari Clubsehat.

Ada dua jenis lemak essensial yang penting, yaitu omega-3 dan omega-6. Kedua lemak ini akan membantu anak-anak sehat secara fisik, mengurangi risiko alergi, asma, eksem, infeksi, juga menunjang kesehatan mental. Kekurangan kedua jenis lemak ini akan menimbulkan depresi, disleksia, sulit konsentrasi, autis, merasa lelah, daya ingat lemah, dan problem pada perilaku. Menjaga kecukupan yang optimum dari kedua jenis lemak ini juga akan memaksimalkan intelegensia anak. (ftr)



Cerdaskan Otak Anak? Yuk, Masak Ikan Kembung!
paimin-pribadi

0 komentar:

Posting Komentar